Posts

Goa Terawang (Blora - Jawa Tengah)

Image
Goa terawang terletak di tepi jalan Todanan, Blora. Goa yang terletak di tengah hutan jati ini banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun luar. kawasan wisata goa tersebut cukup luas yaitu sekitar 13 hektar. Selain itu di kawasan wisata Goa Terawang juga sudah dibangun taman bermain anak-anak. Goa Terawang berbentuk memanajang yang di dalamnya terdapat 5 goa yang sambung menyambung. Untuk masuk ke dalam Goa tersebut disediakan tangga sepanjang 15 meter. Berikut foto-fotonya :

Taman Bungkul Surabaya (Surabaya - Jawa Timur)

Image
Taman Bungkul berlokasi di Jalan Raya Darmo Surabaya, taman ini terletak di area sekitar 900 meter persegi dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti amfiteater dengan diameter 33 M, jogging track, taman bermain anak-anak dan lahan untuk papan luncur. Selain itu, taman ini juga difasilitasi dengan akses internet nirkabel. Taman Bungkul diambil dari nama Mbah Bungkul, dimana makam beliau juga terletak pada taman ini. Mbah Bungkul adalah julukan untuk Ki Supo, seorang ulama di kerajaan Majapahit (abad XV), yang juga saudara ipar Raden Rahmat atau Sunan Ampel. Taman Bungkul sudah seperti jantung kota Surabaya. Taman ini sekarang menjadi taman wisata bagi mereka yang ingin menikmati suasana hijau di tengah kota. Beberapa acara juga sering di gelar ini taman ini bagi kegiatan hiburan atau kebudayaan Di bagian belakang taman, terdapat beberapa warung yang menawarkan menu khas Surabaya, seperti Rawon, Soto, Bakso da...

Patung Budha Empat Wajah (Surabaya - Jawa Timur)

Image
Budha Empat Wajah atau Four Faces Buddha adalah patung Budha yang terletak di salah satu sudut Pantai Ria Kenjeran yang terkenal, sebuah daerah pantai di kota Surabaya yang juga terkenal untuk produk perikanan dan tempat berkumpulnya pemudi pemuda Surabaya. Pembangunan patung itu dimulai pada Juli 2003, dan menempati lahan seluas 1,5 hektare. Bangunan utama dari patung ini berukuran 9 × 9 meter, dan termasuk kubah yang mencapai 36 meter. Beberapa mengatakan bahwa, total biaya yang dibutuhkan untuk membangun patung ini hampir Rp 4 miliar. Patung ini menjadi lebih megah karena bahan untuk lapisan patung menggunakan emas murni yang langsung diimpor dari Thailand. Patung ini menempati bangunan semacam stupa, di mana Sang Buddha duduk di takhtanya. Karena terdapat empat wajah, wajah yang paling depan adalah wajah yang menghadap lurus ke depan dengan tangan yang memegang tasbih. Bangunan ini dikelilingi oleh 4 pilar, yaitu pilar hijau atau emas; yang te...

Pasar Bunga Bratang (Surabaya - Jawa Timur)

Image
Pasar bunga Bratang adalah pasar bunga tradisional di Surabaya, tepatnya di jalan Bratang. Pada awal mulanya, pasar ini hanya dihuni oleh 5 penjual dari pasar kayoon, untungnya, area kecil ini menjadi besar dan berkembang sejak tahun 1990-an. Saat ini, pasar ini sudah terorganisir; kebersihannya sudah dijaga dan hal ini membuat nyaman para pengunjung yang ingin membeli bunga. Selain itu, fasilitas di pasar menjadi lebih baik, seperti tempat parkir yang relatif aman dan bagus. Jangan khawatir tentang kriminalitas selama Anda belanja, karena daerah ini aman dari gangguan. Sepintas, pasar bunga ini tampak seperti sebuah pasar bunga biasa, dimana terdapat beragam tanaman hias yang tersusun rapi di setiap bilik pedagang, daun berwarna-warni dan bunga-bunga yang cantik dan harum. Padahal, Pasar Bunga Bratang ini berdiri di lahan lebih dari 2400 m2. Terdapat lebih dari 200 stan berukuran 3x4 meter di setiap kios di area pasar. Dan lebih dari 65 orang penjual b...

Monumen Bambu Runcing (Surabaya - Jawa Timur)

Image
Bambu Runcing adalah senjata tradisional yang digunakan oleh tentara Indonesia dalam pertempuran melawan kolonialisme Belanda. Tepatnya pada 10 November1945, yang sekarang dirayakan sebagai Hari Pahlawan. Pada masa peperangan, bambu dibentuk meruncing layaknya tombak untuk menusuk musuh. Bambu runcing ini dibuat berkaitan dengan terbatasnya senjata modern yang ada dan untuk menunjukkan semangat di antara para prajurit sebagai warga sipil Indonesia. Untuk itulah, Monumen Bambu Runcing ini dibangun, dan terletak di jalan Panglima Sudirman. Monumen Bambu Runcing adalah ikon pariwisata Surabaya yang berhubungan dengan situs sejarah perjuangan bangsa. Monumen ini terdiri dari 5 pilar dan memiliki tinggi yang tidak sama dan dibentuk seperti bambu runcing. Sayangnya, tidak ada estimasi yang tepat tentang tinggi pada masing-masing pilar. Pada waktu tertentu, akan ada air yang mengalir keluar dari bambu runcing, layaknya air mancur. Selain ...

Masjid Agung Al-Akbar (Surabaya - Jawa Timur)

Image
Masjid Agung Al-Akbar terletak di Jalan Pagesangan, kecamatan Jambangan, Surabaya. Masjid ini dibangun pada 4 Agustus 1995 dan diresmikan pada tanggal 10 November 2000 oleh Presiden KH Abdurrahman Wahid.  Masjid Al-Akbar adalahi sebuah masjid yang megah dan modern, dan merupakan masjid terbesar kedua setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. Masjid ini menjadi ikon lain dari Surabaya yang berhubungan dengan situs wisata religi. Masjid Agung Al-Akbar berdiri di lahan seluas 11,2 hektar dengan luas bangunan 28.509 meter persegi, panjang 147 meter, dan lebar 128 meter. Masjid ini memiliki dua lantai dan dilengkapi dengan lift dan menara. Para pengunjung yang datang ke masjid dapat juga menikmati pemandangan kota Surabaya, Sidoarjo dan Bangkalan dari atas menara yang memiliki tinggi 99 meter. Pengunjung bisa masuk ke menara hanya dengan Rp. 3000 per orang.  Masjid ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti; kantor sekretariat, As-Shofa ruangan Al-Marwah yang ...

Makam Sunan Sendang Duwur (Lamongan - Jawa Timur)

Image
Makam Sendang Duwur terletak di Desa Sendang Duwur, Kecamatan Pacirian, Kabupaten Lamongan. Desa Sendang Duwur kurang lebih 4 km berada di sebelah tenggara Desa Pacirian, tepatnya berada disebuah Bukit Amituno atau Bukit Tunon yang berketinggian ± 50-70 diatas permukaan laut (Peninggalan Sejarah dan Kepurbakalaan Makam Islam di Jawa Timur, 14:2003). Bila ditempuh berkendaraan montor dari Tuban mencapai 33 Km ke Paciran dan dari Paciran ke Desa Sendang Duwur dapat dicapai 3 Km (Tjandrasasmita, 155 :1964). Bangunan makam Sendang Duwur memberi kesan pertama sebagai gugusan candi kecil daripada suatu peninggalan kepurbakalaan Islam peralihan setelah Majapahit runtuh. Bangunan tersebut relative masih lengkap, sejak dipugar pertama kali pada tahun 1938. Lokasi makam tersebut disebuah bukit yang merupakan salah satu cirri khas dari bangunan Islam di Jawa (H. Mustopo, 2001 : 66). Tokoh utama yang dimakamkan dikomplek makam Sendang Duwur adalah Raden Nur Rahmad. Beliau bertempat ...